“BESAR PASAK DARIPADA TIANG”

“Besar Pasak Daripada Tiang” (Tantangan Menulis Kontenesia Gathering, 19 Februari 2017)

Dulu saya sempat berjanji pada kru redaksi Kontenesia. Janji apa? Saya akan mem-posting tantangan menulis lucu-lucuan ini waktu di Jogja.

Namun, catatan kemarin sempat hilang. Berdasarkan ingatan, inilah tantangan menulis lucu-lucuan yang sempat saya lakukan bareng Saudara Adi waktu itu:

“Besar Pasak Daripada Tiang”

(Dua orang baru saja dinobatkan sebagai pemburu vampir. Tugas perdana mereka? Membasmi pasukan vampir yang menguasai satu kota. Namun, malam itu keduanya sibuk berdebat perihal penggunaan senjata.)

Adi: “Kita pake tiang aja.”

Ruby: “Apa? Nggak salah, tuh? Mending pake pasak aja.”

Adi: “Ah, ngapain? Tiang lebih gampang ditemukan. Lebih panjang pula.”

Ruby: “Tapi pasak lebih besar.”

Adi: “Tiang!”

Ruby: “Pasak!”

Adi: “Tiang!”

Ruby: “Pasak!”

Adi: “Tiang!”

Ruby: “Pasak!”

(Sayangnya, pertengkaran mereka terdengar oleh pasukan vampir. Kedua pemburu vampir itu pun tewas mengenaskan…bahkan sebelum melaksanakan tugas perdana mereka. Semuanya gara-gara mereka sibuk meributkan senjata apa yang mau mereka gunakan: pasak apa tiang?)

Sekian.

Garing? Biarin. Kadang ini yang bisa didapat dari mengikuti tantangan menulis selama 30 menit. Tapi, waktu itu sih, kami cukup bikin ketawa para kru redaksi.

Ingin tahu kami bisa menulis apa lagi? Tenang, tidak hanya lelucon jayus. Kami juga bisa menulis yang serius. Cek saja website kami di http://kontenesia.com/.

R.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *