“NGGAK SEMUA YANG VIRAL BERGUNA UNTUK DIBAHAS: Makeup Meghan dan ‘Dilan’ yang Jadi Minke”

“NGGAK SEMUA YANG VIRAL BERGUNA UNTUK DIBAHAS: Makeup Meghan dan ‘Dilan’ yang Jadi Minke”

Mungkin saya termasuk salah satu yang cuek. Selain udah terlalu banyak orang yang pasti akan membahas topik yang sedang viral, saya juga lihat-lihat dulu topiknya.

Bolehlah nggak sepakat. Namanya juga perkara selera, jadi pasti subjektif. Lagipula, bukankah hidup akan membosankan bila semuanya (dipaksa) harus sama?

Gambar: tempo.co

Saya termasuk yang nggak heboh soal pernikahan Meghan Markle dan Pangeran Harry (yang kini bergelar Duchess dan Duke of Sussex. Eh, saya nulisnya kebalik, ya? Biarin deh, sekali-sekali perempuan yang duluan.) Biasa aja. Ngefans enggak, benci juga enggak.

Makanya, saya bingung pas ada yang debat soal makeup pengantin di media sosial. Ada yang berpendapat pengantin perempuan harusnya dandan se-pangling mungkin. (Baca: lebih menor dari biasanya, tapi jangan ampe kayak pemain lenong. Nggak cocok aja.)

Ada juga yang apresiasi dandanan pilihan Sang Duchess ini. Sederhana, nggak ribet, pokoknya kayak pribadi orangnya. Denger-denger sih, Pangeran Harry sendiri juga termasuk santai untuk ukuran anak bangsawan.

Membaca selentingan komen para netizen (baik yang pro maupun anti #PanglingPanglingClub) mau nggak mau bikin saya geli. Hebohnya luar biasa, meski nggak semua berprofesi makeup artist juga. Nggak ada yang diundang ke kawinannya pula. Hihihihi…

Gambar: wowkeren.com

Terus masih ada ribut-ribut soal Iqbaal Ramadhan yang didapuk sutradara Hanung Bramantyo untuk memerankan sosok Minke di film “Bumi Manusia”. (Buat yang belum tahu, “Bumi Manusia” ini satu dari tetralogi novel karya Pramoedya Ananta Toer. Kalo belum ngeh beliau siapa, silakan ngobrol-ngobrol deh, sama generasi sebelum kalian – terutama yang lahir sebelum zaman internet.)

Nggak apa-apa kalo emang belum tahu, asal jangan asal komen dulu sebelum mencari tahu. Postingan di media sosial emang bisa dihapus, namun yang terlanjur screenshot dan share massal tetap bisa bikin malu. (Apalagi yang namanya nggak disensor, hehe.)

Jujur, saya sendiri juga belum baca dan nonton “Dilan 1990”, jadi nggak akan berkomentar banyak. Sama kayak yang pertama, percuma juga kalo sengit memprotes terpilihnya Iqbaal untuk berperan sebagai Minke.

Pilihan banyak. Mau nggak nonton karena terlanjur antipati atau nonton untuk cari tahu sendiri, silakan.

R.

 

4 Replies to ““NGGAK SEMUA YANG VIRAL BERGUNA UNTUK DIBAHAS: Makeup Meghan dan ‘Dilan’ yang Jadi Minke””

  1. setujulah, ga semua yang viral penting untuk dibahas, apalagi kalo timbul judgement tanpa dasar, bebas berpendapat sih memang negara kita, tapi ngga sampe melupakan nilai dan norma juga kan yaa, nyinyirin orang sampe level 10 kayak bon cabe yang cuma bikin perang antarnetizen..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *