Banyak teman dan kenalan yang bertanya mengenai cara saya bisa menulis begitu banyak. (Haduh, padahal belum sempet nerbitin buku lagi, nih!) Dari mana semua idenya? Kenapa saya memilih topik tersebut? Apakah saya punya ritual khusus atau harus berada dalam kondisi tertentu? Hmm, kayaknya harus dijawab satu-satu ini.

Daftar ini bisa bertambah panjang. Banyak alasan untuk menulis topik tertentu. Ritual khusus? Hmm, kayaknya enggak ada, tuh. Untuk lebih jelasnya, inilah lima (5) sumber ide menulis andalan sejauh ini:

1.Memperhatikan keadaan sekitar.

Apa iya hidup saya selalu seru? Nggak juga. Kadang biasa aja. Kalo terlalu seru, salah-salah saya malah nggak sempet nulis apa-apa dan dalam waktu lama.

Kadang banyak hal menarik di sekitar yang justru sering kita acuhkan. Misalnya: salah seorang editor saya paling suka mendokumentasikan kebiasaan dua kucing peliharaannya yang aneh-aneh. Saya hobi nguping obrolan orang-orang nggak dikenal yang kebetulan semeja makan saat di warung.

2.Membaca dan menonton film.

Gambar: https://unsplash.com/photos/2aKwWD-VuU8 (by.Luo Ping)

Kayaknya udah keniscayaan kalo mau nulis banyak harus banyak baca (dan nonton film). Intinya, belajar juga dari karya orang lain (bukannya nyontek lho, ya. Beda banget.) Bahkan, ada seorang teman yang pernah menyarankan saya untuk menambah variasi bacaan dan tontonan. Jadi, jangan hanya mau dengan yang saya suka dan sudah terbiasa.

3.Mimpi dan khayalan.

Gambar: julian-santa-ana-111265-unsplash

Jangan pernah menganggap diri terlalu tua untuk kedua hal ini kalo mau bisa sering menulis. Memang, tetap menjejak realita itu penting. Namun, jangan sampai kreatifitas kita jadi kering, gara-gara kita ‘membunuh’-nya dengan anggapan kita terlalu tua untuk bermimpi, berkhayal, dan menganalisa keduanya. Justru, dari situlah ide-ide segar dan kadang gila tercipta.

Makanya, saya juga punya jurnal mimpi atau dream journal. Sebisa mungkin, setiap mimpi yang saya ingat begitu bangun langsung saya catat. Siapa tahu bisa jadi ide cerita seru.

4.Ikut tantangan menulis.

Gambar: https://unsplash.com/photos/RdmLSJR-tq8 (by.Thought Catalog)

Ada yang butuh dorongan untuk menulis, terutama bila sedang bingung atau mengalami writers’ block. Solusinya bisa dengan banyak ikutan tantangan menulis. Nggak hanya lomba berhadiah dan pekerjaan sampingan (sebagai penulis konten), saya juga mendapatkannya dari klub menulis dan komunitas puisi yang saya ikuti.

5.Postingan media sosial.

Suka pusing baca status curhatan atau meme aneh-aneh yang diposting orang lain? Eneg baca twitwar atau sindiran #nomention? Geli ama curhatan yang kayaknya…ah, kok lebih cocok jadi konsumsi pribadi, apalagi seputar urusan ranjang? Percaya deh, bukan hanya kita yang merasakannya. Bahkan, sadar nggak sadar, kita juga suka melakukan hal serupa.

Jadi, hati-hati ya, sebelum main tuding ke wajah sesama.

Selain dengan harapan bisa sekalian numpang viral, kadang ini juga cara saya memberi komentar dengan lebih hati-hati. Daripada cenderung reaktif dan langsung menjawab di kolom komentar (apalagi bila yang ngajak debat sebenernya hanya mau cari menang), mending saya kasih tulisan panjang sekalian.

Nah, ini baru lima (5), lho. Kalo kamu sumber ide nulisnya dari mana aja?

R.

6 thoughts on “5 Sumber Ide Menulis Andalan

  1. Kalau saya sering sekali motoran sambil berfantasi dan ujung-ujungnya jadi tulisan blogpos, hehe.
    Jangan ditiru ya, berbahaya 😀

    Ikut atau datang ke suatu even, meskipun itu bukan acara undangan untuk blogger, bisa menambah ide buat menulis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *