“Yuk, Aktif Jadi Pendonor Darah untuk #AksiSehatCeria”

Semua pasti sudah tahu, kesehatan adalah anugerah tak terhingga. Bila termasuk yang bugar dan tahu cara menjaga kesehatan, pasti lebih mudah melakukan #AksiSehatCeria. Sebagai rasa syukur atas kesehatan tubuh, boleh dong, berbagi dengan sesama. Tidak perlu uang, bisa juga dengan donor darah.

Sumber: biologimu.com

Nah, apa saja manfaat donor darah? Anda yang bergolongan darah O (universal) adalah pendonor yang paling dibutuhkan, terutama dalam kondisi darurat. Bayangkan banyaknya orang yang dapat tertolong, bahkan yang berbeda golongan darah.

Beberapa manfaatnya pasti sudah Anda ketahui bila sudah rajin melakukannya, yaitu:

  1. Mengurangi kadar zat besi dalam darah dan menyelamatkan kesehatan jantung Anda.

Kelebihan zat besi dalam darah sangat berbahaya bagi jantung, karena menyebabkan kardiovaskular. Jangan sampai Anda mendadak terkena serangan jantung atau stroke, hanya karena jarang – atau malah tidak pernah – menjadi pendonor darah.

  1. Tidak hanya jantung yang selamat, hati pun juga.

Zat besi yang berlebih di dalam darah tidak hanya membahayakan jantung. Organ lain yang terancam olehnya adalah hati. Karena hati berfungsi menetralisir racun, jangan sampai hati teracuni oleh banyaknya zat besi di dalam darah.

  1. Menambah pasokan sel darah merah.

Mungkin sewaktu kecil ada yang pernah takut kehabisan darah hanya gara-gara menjadi pendonor. Padahal, yang terjadi justru sebaliknya. Ibarat daur ulang, darah yang didonorkan akan langsung diganti dengan yang baru berkat fungsi sumsum tulang belakang.

  1. Sebagai program diet yang aman.

Percaya atau tidak, menjadi pendonor darah juga dapat membantu menurunkan berat badan. Yang pasti, bukan berarti Anda harus menguras darah lebih banyak lagi, ya. Cukup 450 ml saja dan 650 kalori sudah bisa dibakar. Ini setara dengan usaha merampingkan pinggang dengan olahraga biasa.

  1. Merasa lebih positif dan bahagia karena bisa membantu sesama.

Beramal tidak melulu dikaitkan dengan uang. Bahkan, manula yang masih rajin jadi pendonor darah (ini dengan catatan kondisi tubuh mereka masih memungkinkan, ya) mengaku merasa lebih sehat, bugar, dan bahagia. Positif sekali, bukan?

  1. Hitung-hitung sekalian tes kesehatan gratis.

Ini berlaku bagi yang suka lupa untuk melakukan medical checkup. Saat mau mendonor darah, sebelumnya Anda akan dites kesehatan dulu. Tes ini untuk menentukan kelayakan kondisi fisik Anda sebagai pendonor darah.

Jika belum sempat melakukan medical checkup, ini dia manfaat donor darah untuk Anda. Anda bisa sekalian memeriksakan diri, terutama mulai dari: nadi, tekanan darah, suhu tubuh, hingga kadar Hb atau Hemoglobin.

Semoga setelah dicek, Anda tidak menemukan beberapa virus penyebab penyakit membahayakan, termasuk: Hepatitis B dan C, HIV, sifilis, dan masih banyak lagi. Bila sampai ada, sayangnya Anda sudah tidak boleh mendonorkan darah lagi.

  1. Menurunkan risiko kanker.

Bagi yang rajin menjadi pendonor darah, Anda bisa sekalian mencegah sel-sel kanker agar tidak berkembang di dalam tubuh.

Lalu, bagaimana cara menjadi pendonor darah yang baik?

Yang pasti, jangan sampai kurang tidur sebelum mendonorkan darah. Sebagai pemilik golongan darah O (universal), saya suka sedih saat ditolak menjadi pendonor hanya gara-gara kurang tidur. Selain itu, perbanyak minuman air putih dan makanan sehat (jangan yang berlemak seperti menu cepat saji dan es krim).

Menu seperti daging merah dan sayuran yang kaya akan zat besi sangat penting bagi pendonor darah.

Khusus perempuan usia produktif dan subur: pastikan tidak sedang datang bulan, karena termasuk yang dilarang untuk mendonorkan darah. Jika sudah selesai, beri jeda minimal seminggu sebelum boleh menjadi pendonor darah.

Jangan lupa, pakailah baju yang lengannya mudah digulung untuk mempermudah proses pendonoran darah.

Selesai mendonorkan darah, bangunlah ke posisi duduk pelan-pelan. Jangan langsung memaksakan diri bila merasa pusing atau mual. Tunggulah lima jam sebelum melepas perban. Angkat lengan lebih tinggi bila darah masih keluar dan tekan sampai pendarahan berhenti.

Kompres es selama 24 jam setelah perban dibuka dapat mengurangi nyeri pada luka terbuka. Bila masih nyeri, ganti dengan kompres air hangat.

Tuh, manfaat donor darah ternyata banyak, lho. Ingin melakukan #AksiSehatCeria lainnya? Cek saja DokterSehat untuk inspirasi Anda.

R.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *