6 Menu Sahur Anti Ribet Buat Anak Kos

Yang namanya ngekos (apalagi seorang diri) berarti udah harus siap mengurus diri sendiri. Apalagi soal makanan dan kesehatan. Jangan sampai demi pengiritan, kita malah jatuh sakit.

Ini salah satu problem khas anak kos selain suka telat bangun sahur (entah gara-gara nggak ada yang bangunin, lupa pasang alarm, sama entah apa lagi). Dapur di kosan penuh antrian sama anak-anak kos lain yang juga melaksanakan ibadah puasa.

Akibatnya, waktu sahur jadi mepet. Selain harus rela bangun lebih dini hari biar bisa pakai dapur duluan, solusi lain ya, cari warung atau minimarket terdekat yang buka jam-jam segitu selama bulan puasa. Kalau ada sesama anak kos yang rela berbagi menu sahur mereka, terima aja. Anggep aja berkah di bulan puasa.

Kalo enggak? Anda bisa mengandalkan enam (6) menu sahur anti ribet ini, ketimbang nungguin dapur kosan sepi:

  • Oatmeal.
Foto: unsplash.com

Bikinnya cepet dan nggak ribet. Cukup tambahkan air panas, gula, madu, atau sirup buah di atas oatmeal, lalu aduk semuanya hingga kental. Boleh juga ditambahkan dengan potongan buah di atasnya sesuai selera masing-masing.

Oatmeal juga bikin kenyang lebih lama karena kaya serat. Jadi, nggak gampang kelaparan deh, saat puasa.

  • Roti.
Foto: unsplash.com

“Kok makannya roti, sih? Orang Indonesia kalo belum ketemu nasi namanya belum makan. Mana kenyang?”

Hehe, terserah sih, kalo masih memilih berpikir seperti itu. Tapi, ini masalah darurat. Kalo kebetulan Anda bangunnya pas jam mepet mau imsak, mana sempat menanak nasi? Roti termasuk menu anti ribet yang bisa dicoba untuk menu sahur khas anak kos.

Selain dipanggang (pakai toaster atau panggangan manual), Anda juga bisa mengandalkan semua selai roti yang ada. Misalnya: butiran coklat (meisyes), selai kacang, mentega, margarin, hingga selai buah macam nanas hingga stroberi. Habis itu tinggal langsung dimakan. Gampang banget, ‘kan?

  • Pisang.
Foto: unsplash.com

Saya pernah mencoba makan pisang saja untuk sarapan. Hasilnya? Kenyang juga tuh, meskipun tanpa harus makan nasi atau menu berkarbohidrat lainnya. Kenapa nggak dicoba buat menu sahur?

Mungkin hasilnya berbeda-beda bagi setiap orang. Buat saya sih, pisang bisa bikin saya bertahan setengah hari tanpa mudah kelaparan lagi. Cocok deh, buat di bulan puasa.

  • Salad.
Foto: unsplash.com

Menu ini memang agak mahal sih, buat sahur. Apalagi, salad juga harus cepat dihabiskan karena nggak akan bertahan lama, meskipun disimpan di kulkas juga. (Namanya juga sayuran.)

Kecuali, kalau Anda mau belanja dan mengolah sendiri. Yang pasti, salad nggak akan seribet menu karbohidrat dan protein. Tinggal diaduk dalam satu mangkok yang sama.

Takut nggak kenyang? Tenang, ada saus mayonaise yang bisa kamu siram di atas salad. Kamu juga bisa menambahkan potongan keju balok untuk tambahan protein hewani.

  • Lauk (yang di)kering(kan).
Foto: pinterest.com

Contoh: abon, teri kacang, keripik, dan sejenisnya. Memang sih, menu ini hanya untuk kondisi super darurat, seperti: belum sempat berbelanja lagi, banyak yang antri di dapur, hingga bokek di akhir bulan.

Selain darurat, lauk ini juga cocok untuk Anda yang lagi malas masak, tapi masih punya nasi untuk disantap. Hehe, yang penting sahur nggak terlewat!

  • Yogurt.
Foto: unsplash.com

Nah, menu ini juga bisa jadi pilihan untuk sahur kilat. Selain kaya akan kandungan protein, yogurt bisa divariasikan dengan potongan buah-buahan dan varian rasa. Memang harus beli sih, sebelum disimpan di kulkas semalam sebelumnya.

Greek Yogurt termasuk yang bisa kamu coba untuk menu sahur.

Jangan lupa, selain mengandalkan enam (6) menu sahur anti ribet ini biar nggak harus antri di dapur kosan, banyak minum air putih biar nggak dehidrasi.

R.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *