3 Keuntungan Dianggap Bodoh

Hah? Dianggap bodoh kok, untung? Bukan harusnya merasa terhina, ya?

Saya yakin, banyak yang berpendapat begitu. Sudah sekolah tinggi-tinggi, tapi masih juga diremehkan – entah karena masih junior atau perempuan. Bahkan, mereka yang hobi meremehkan suka nggak tanggung-tanggung mengecilkan dan mempermalukan Anda di depan umum.

Tapi sebenarnya, Anda nggak perlu merasa tersinggung amat. Bahkan, Anda bisa memanfaatkan mereka yang menganggap Anda bodoh. Inilah tiga (3) keuntungan dianggap bodoh:

  • Bebas upgrade diri tanpa terlihat orang lain.

Sebenarnya, Anda juga nggak perlu cerita semuanya ke orang lain, termasuk mereka yang menganggap Anda bodoh. Biarkan saja. Justru Anda bisa lebih berkonsentrasi saat upgrade diri sendiri. Nggak perlu ditonton orang lain juga, ‘kan?

Entah itu skill, kepribadian, atau bahkan penampilan, Anda fokus sama diri sendiri. Tanpa banyak bicara, Anda bisa buktikan pada mereka bahwa selama ini mereka salah. Kapan? Ya, tinggal tunggu waktunya. Misalnya: saat mereka lengah dan berbuat kesalahan, lalu Anda datang dan membenarkan.

Eh, tapi sebenarnya nggak perlu begitu juga nggak apa-apa, hehe. Yang penting tetap bahagia dengan diri sendiri.

  • Bikin mereka tanpa sadar membuka aib sendiri.

Orang yang menganggap Anda bodoh biasanya terlalu percaya diri dan cenderung sok tahu. Mereka sangat gemar berasumsi, bahkan meskipun nggak kenal-kenal banget dengan Anda. Daripada capek-capek berusaha menjelaskan kepada mereka atau membela diri, mendingan diam saja. Biarkan mereka mempercayai yang ingin mereka percayai.

Tanpa sadar, mereka merasa aman-aman saja membuka aib sendiri, seperti dua (2) hal ini:

  • Menunjukkan kelemahan mereka.
  • Membocorkan rahasia mereka yang suatu saat (dapat digunakan untuk) mengancam posisi mereka sendiri.

Untuk yang terakhir, Anda bisa menyimpan semua ‘bocoran info’ dari mereka dengan sebaik-baiknya. Siapa tahu, suatu saat nanti bisa berguna.

Hihihihihi…..

  • Diam-diam bebas balas ‘membodohi’ mereka tanpa mereka sadar.

Mungkin Anda akan tergoda untuk berbuat jahil atau jahat, mungkin juga tidak. Berhubung mereka lengah, kenapa tidak? Hitung-hitung, sekalian membalas dendam karena selama ini diremehkan.

Tapi…eh, ngapain juga, sih? Hati belum tentu tenang meski sakit hati terbalaskan. Lagipula, ini sama saja seperti di film-film drama thriller. Hanya karena mereka nggak sadar ditipu orang yang selama ini mereka anggap bodoh, bukan berarti orang lain nggak melihat yang sebenarnya.

Biasanya, yang pintar dan nggak banyak bicara yang lama-lama bisa tahu, bahwa Anda sebenarnya tidak sebodoh yang dikira. Makanya, jangan senang dulu saat merasa lolos-lolos saja setelah berhasil mengerjai orang yang selama ini menganggap Anda bodoh.

Hehe, untuk poin terakhir, sebaiknya jangan pernah dicoba, ya? Lain cerita kalau merasa hidup Anda kurang drama. Saya sendiri nggak menyarankan Anda agar pura-pura bodoh. Maksud saya, daripada mudah tersinggung karena diremehkan, buktikan saja lewat prestasi nyata. Nggak perlu sesumbar segala. Biasa saja.

Biarkan saja mereka percaya bahwa Anda bodoh luar biasa. Pada waktu yang tepat, giliran Anda yang paling akhir tertawa.

R.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *