Tentang Lengkungan di Persimpangan Jalan

Bagaimana memutuskan arah tujuan – dengan banyak pilihan di depan Anda? Apakah Anda akan duduk dan meluangkan waktu, sebelum akhirnya mengambil keputusan? Apakah Anda hanya akan langsung mencobanya, cukup dengan modal percaya?


Bagaimana perasaan Anda jika hidup seperti sedang jeda? Ambil langkah mundur dan lihat sekeliling. Sukakah dengan yang Anda lihat? Apakah Anda ingin mengubah sesuatu? Jika menyukai yang Anda lihat dan merasa cukup puas dengan semuanya sekarang, baguslah. Jika tidak, Anda mungkin ingin mencari sesuatu yang setidaknya tidak begitu buruk di luar sana.


Bagaimana jika Anda tidak bisa menemukan yang baik? Bagaimana jika Anda sudah tidak tahan lagi? Bagaimana jika situasi Anda saat ini tidak membuat Anda merasa baik-baik saja, tidak cukup nyaman? Bagaimana jika ‘saat sekarang’ hanya membuat Anda merasa lebih … terjebak? Tentu saja, Anda harus melakukan sesuatu tentang hal itu – tetapi apa?


Beberapa orang menemukan cara untuk mengekspresikan frustrasi mereka. Mereka dapat terus mengeluh tentang betapa mereka membenci hidup mereka, baik diam-diam atau secara terang-terangan. Mereka dapat mengatakan bahwa mereka ingin berhenti dari pekerjaan mereka yang menyedihkan, berhenti bersikap baik kepada orang-orang, dan hanya … berhenti hidup.


Sayangnya bagi mereka, kehidupan mereka masih belum berubah. Mereka masih menjalani hidup yang sama, melakukan pekerjaan yang secara jujur mereka benci. Mereka masih melihat orang-orang yang bahkan tidak ingin mereka hadapi.


Dengan kata lain, mereka ada hanya sebagai gangguan bagi orang lain.


Beberapa orang lain tahu lebih baik daripada hanya terus berbicara – atau lebih tepatnya, terus merengek. Mereka melakukan apa saja untuk mengubah hidup mereka (yang semoga menjadi lebih baik.) Mereka mencari alternatif.


Setelah memutuskan, mereka mengambil risiko. Mereka memilih untuk bergerak maju dengan satu pilihan tersebut, meninggalkan yang sebelumnya. Apakah ini langkah yang tepat? Apakah itu salah? Bagaimana Anda tahu yang mana yang benar, jika belum pernah mencobanya? Lagipula, inilah hidup. Segala sesuatu selalu sering terjadi ketika Anda tidak mengharapkannya.


Selalu ada pilihan di depan Anda. Baik atau buruk, itu tergantung. Kita semua memiliki kebutuhan yang berbeda. Saat memutuskan segala sesuatu, intinya selalu sama:


Pilih salah satu … jangan semuanya. Jangan tanggung-tanggung. Anda tidak dapat memiliki semuanya.


Itulah yang terjadi dengan lengkungan. Anda tidak akan pernah tahu ke mana Anda akan pergi. Anda memang masih dapat merencanakan semuanya, tetapi selalu ada kejutan di menit-menit terakhir.


Selalu ada semacam bencana dalam sesuatu yang indah. Keindahan itu sendiri tidak pernah sempurna, karena membutuhkan ilusi. Pertanyaannya adalah, seberapa siap Anda menerima kenyataan ini?


Siaplah selalu untuk apa pun yang ada di depan. Rintangan, jalan memutar, belokan yang salah … sebut saja. Sama seperti peluang, mereka semua ada di sana juga.


Selalu ada lebih banyak lengkungan …

R.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *