Diva 2

Tak perlu penguasa panggung,

meski pesonanya terasa tanggung.

Kadang mereka yang selalu ingin didengar,

Selalu dianggap benar.

Enggan dibantah,

apalagi terima nasihat.

Sesaat,

hidup seperti itu enak.

Tak perlu merasa jengah,

tinggal cuap-cuap, suka-suka.

Namun,

mereka akan sulit berkembang,

dikelilingi dayang-dayang

yang selalu seiya-sekata.

Mau sampai kapan?

Entahlah.

Menjadi diva memang penuh lena,

abai dengan fakta

di balik mata-mata

penuh kekaguman dan cinta,

ada pisau di tangan

di balik punggung mereka

siap menikam

saat kau lengah…

R.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *