Windows 10 Hello

ASUS VivoBook S14 S433 Untuk yang Ekspresif dan Berani Jadi Diri Sendiri

Di usia 38 ini, saya bersyukur sudah cukup merasa nyaman jadi diri sendiri. (Ya, sebagai perempuan, saya tidak takut memberitahu usia saya.) Sebagai seorang penulis dan penerjemah lepas – serta pengajar kursus Bahasa Inggris paruh waktu, saya menikmati hidup saya.

Sejak masa pandemic Covid-19, saya semakin menyadari pentingnya laptop untuk pekerjaan sehari-hari. Nah, sebagai pekerja digital dengan spirit “Dare To Be You”, pastinya senang dong, kalau saya punya laptop yang juga mengusung semangat yang sama.

Salah satu laptop yang cocok buat spirit saya ini ya, ASUS VivoBook S14 S433. Meskipun sempat ketinggalan peluncuran resmi produk ini pas tanggal 8 Mei 2020 kemarin di Facebook secara live oleh ASUS Indonesia, saya tetap penasaran dan memutuskan buat mengecek lebih lanjut.

Meskipun bukan termasuk Gen-Z, saya rasa saya masih berhak untuk bebas berekspresi. Nggak sok jaim gitu, hehe. Apalagi, melihat empat (4) pilihan warna ASUS VivoBook S14 S433 yang keren, trendi, dan stylish saja sudah bikin saya makin tertarik. Ada Indie Black, Gaia Green, Dreamy Silver, dan Resolute Red.

Desain dan Spesifikasi ASUS VivoBook S14 S433

Jadi, seperti apa sih, desain dan spesifikasi laptop ASUS VivoBook S14 S433?

Tampilan luarnya berbalut form factor Clamshell dan bermaterial aluminum alloy. Materialnya berdimensi 32.4 x 21.3 x 1.59 cm. Bobotnya adalah 1,41 kg. Bobot charger laptop ini adalah sekitar 200 gram. Makanya, laptop ini sangat ringan dan mudah dibawa ke mana-mana. Tas laptopnya juga kuat, jadi tidak akan mudah jebol.

Tidak hanya itu, lho. Laptop ini punya tombol Enter beraksen warna kuning. Jadi, kita tidak perlu lagi pusing mencari-cari di antara deretan tombol lainnya, karena sudah langsung kelihatan beda sendiri. Aksen warna kuning ini diberi nama ‘Yellow Gen-Z’. Keren, ya?

Keyboard-nya sendiri juga resisten terhadap percikan air. Jadi, nggak perlu panik saat keyboard kecipratan minuman favoritmu yang nyaris tumpah di atas meja. (Tapi ya, jangan sengaja juga mengguyurnya sekalian!)

Layar laptop ini 14 inci, sehingga gambarnya cukup besar dan jelas untuk dilihat. Prosesor 10th Gen Intel Core juga hemat daya, sehingga baterainya tidak cepat habis. Bahkan, baterainya bisa bertahan hingga 11 jam 45 menit. Bila sambil mengakses Google Chrome, produk ASUS ini bisa bertahan hingga sembilan jam 40 menit.

Selain itu, laptop ASUS VivoBook S14 S433 juga mempunyai beberapa fitur canggih yang bisa mempermudah kinerja penggunanya setiap hari, seperti:

  1. Sensor fingerprint.

Salah satu masalah menyebalkan yang dialami pengguna laptop adalah kata kunci login yang suka terlupakan hingga harus diganti secara berkala bila terlanjur di-hack. Nah, dengan adanya sensor fingerprint, masalah di atas bisa dihindari, lho. Kok bisa?

Laptop ini punya fitur Windows Hello. Login jadi lebih mudah, karena ada sensor sidik jari ini. Bahkan, penggunanya bisa memasang foto login dengan Windows Hello.

  • Teknologi fast charging.

Seberapa cepatkah baterai laptop ASUS VivoBook S14 S433 dapat terisi kembali? Hanya dalam waktu 40 menit, baterai sudah bisa terisi 50%. Wuiiih, berarti kira-kira hanya butuh satu jam 20 menit untuk mengisi penuh baterai laptop ini.

Jadi, tidak ada lagi acara menunggu lama sebelum bisa menggunakan laptopnya kembali. Pekerjaan masih banyak. Selain itu, memakai laptop dengan baterai terkoneksi ke kontak listrik juga bukan kebiasaan hemat energi.

  • Backlit keyboard.

Pernah harus bekerja di bawah penerangan temaram? Duh, semoga nggak keseringan, ya. Soalnya tidak bagus juga buat kesehatan mata. Fitur backlit keyboard ini bukan buat gaya-gayaan saja, lho. Tiap tombol keyboard jadi terlihat lebih jelas dengan adanya fitur ini, meskipun latarnya gelap.

Andai saya punya laptop ASUS VivoBook S14 S433, maunya sih, yang berwarna Resolute Red yang sesuai dengan nama saya, Ruby. Selain itu, pekerjaan saya sebagai penulis dan penerjemah lepas serta pengajar kelas online pasti juga akan lebih lancar.

ASUS VivoBook S14 S433 yang terbaik untuk Generasi Z yang ekspresif dan berani jadi diri sendiri.

R.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *